Field notes · 2026

Stories from the road & the quiet in-between.

Saya menulis perlahan tentang tempat yang ditinggali sebentar: warung pagi, pelabuhan sepi, dan orang-orang yang meminjamkan peta. Mix of Bahasa & English — seperti catatan di tepi buku.

Ferry to Nusa Penida, dawn
Ferry to Nusa Penida, dawn
Field journal

Recent journeys

Empat catatan terakhir — sebagian foto, sebagian list belanjaan, sebagian doa kecil agar tidak ketinggalan kereta.

Map margins

Notes from the margins

Hal-hal kecil yang biasanya ditulis di pinggir peta — bukan itinerary, tapi pengingat.

Packing

Satu jaket tipis selalu cukup. Extra charger jarang. Extra sabar selalu.

Money

Keep small bills for ferries & street fruit. ATMs hide on quiet streets.

People

Tanya arah ke warung, bukan ke Google. Jawaban biasanya lebih panjang — dan lebih enak.

Pocket tips

Yang saya ulang di setiap perjalanan

Bukan aturan keras — hanya kebiasaan yang menyelamatkan mood.

  1. 01Simpan setengah hari tanpa rencana. Kota sering memberi kejutan di jam kosong.
  2. 02Tulis satu kalimat setiap malam — bukan essay, cukup aroma, suara, atau nama orang.
  3. 03Always ask the cook what they eat. That is usually the best dish on the board.
  4. 04Foto orang hanya setelah menyapa. Journal lebih kaya kalau ada nama di dalamnya.
Adinda Raka On the road
The author

Adinda Raka

Saya Adinda — penulis lepas dan fotografer amatir yang lebih suka notebook daripada itinerary app. Ada Notes adalah rumah untuk catatan perjalanan saya sejak 2019.

Based between Jakarta and wherever the next cheap ferry goes. Saya menulis dalam campuran ID/EN karena begitu pula cara otak saya menyimpan memori.

12 countriesField notesSlow travelFilm + phone
Letter from the road

Kirim catatan baru ke inbox-mu

Sekali atau dua kali sebulan: satu journey, satu tip, tanpa spam. Seperti kartu pos digital.

Subscribe via email