Dari dapur sempit di Fukuoka ke Kemang
Kenji belajar meracik kuah di dapur kecil milik pamannya di Fukuoka. Tahun 2019 ia membuka Ramen-ya di gang Kemang — hanya delapan kursi, satu noren, dan janji: setiap mangkuk harus terasa seperti rumah.
Kami masih merebus kuah semalaman, menuliskan sold out di papan kapur kalau stok habis, dan menyapa tamu dengan いらっしゃいませ yang tidak dibuat-buat.