Adonan menunggu
Fermentasi dingin 48 jam menghasilkan pinggiran berongga, rasa gandum yang dalam, dan tekstur lebih ringan.
Pizza gaya Napoli dengan pinggiran menggelembung, tengah yang lembut, dan aroma kayu bakar. Adonan kami menunggu 48 jam supaya kamu tidak perlu.
Tahun 2018, Raka dan Luca menemukan oven bata bekas di gudang restoran tua. Mereka memperbaikinya selama tiga bulan, belajar mengatur api, lalu menjual 26 pizza pertama dari teras kecil di Kemang.
Hari ini oven itu masih menyala. Tepung datang dari Italia, basil dan jamur dari kebun lokal, sedangkan adonan dibuat setiap pagi dan diberi waktu dua malam untuk tumbuh dengan tenang.
Sedikit bahan, waktu yang cukup, dan api yang tidak pernah berbohong.
Fermentasi dingin 48 jam menghasilkan pinggiran berongga, rasa gandum yang dalam, dan tekstur lebih ringan.
Tomat, keju, minyak, dan topping dipilih untuk saling menguatkan—bukan menutupi adonan.
Oven 450°C memberi leopard spots dan aroma asap dalam sekitar 90 detik. Tidak ada dua pizza yang sama.
Sedikit kekacauan dari dapur terbuka dan ruang makan kami.
Pesan takeaway atau delivery langsung dari kami. Untuk kualitas terbaik, pizza dipotong hanya jika diminta dan berangkat dari oven secepat mungkin.
Dine-in 16.00–22.00 · Takeaway hingga 21.30 · Pesanan grup minimal H-1.
Pesan via WhatsApp