Kami roast biji pilihan langsung dari petani mitra — medium-light untuk menonjolkan karakter origin, bukan sekadar pahit.
Kopi Atlas dimulai 2019 ketika tiga teman barista Bandung frustrasi dengan biji komoditas yang rasanya datar. Kami membeli roaster 5kg bekas dan mulai eksperimen profil roast di garasi Dago.
Hari ini kami bermitra dengan 14 kooperasi petani di 8 provinsi. Setiap lot traceable — Anda bisa scan QR di kemasan untuk melihat ketinggian tanam, varietas, dan tanggal panen.
Filosofi kami sederhana: roast cukup untuk develop sweetness, tapi tidak cukup untuk menutupi karakter origin. Itu sebabnya profil medium-light jadi signature kami.
Setiap batch di-log dengan software Cropster. Profil roast disesuaikan density dan moisture setiap lot.
Sample roast 100g per lot baru. Skor minimum 84 SCA sebelum masuk menu.
Tentukan charge temp, rate of rise, dan development time berdasarkan varietas dan proses.
Batch 5–12kg di Probat P12. Rest 48–72 jam sebelum packaging untuk degassing optimal.
Cupping ulang batch produksi. Kemasan valve one-way dengan label QR traceability.
"Gayo Sunrise jadi andalan saya untuk V60 pagi. Manisnya natural, tidak perlu gula. Packaging QR traceability-nya juga kece."
"Cupping session Sabtu di Atlas wajib buat barista pemula. Penjelasan origin-nya detail, samples gratis 4 origin."
"House blend mereka jadi base espresso di kafe kami. Konsisten, harga wholesale fair, delivery tepat waktu."
Isi form untuk order retail, inquiry wholesale, atau RSVP cupping session. Kami balas via email dalam 1×24 jam kerja.
hello@kopiatlas.id